• Kenali Sindrom Mematikan Bagi Pasien Kanker

    Sindrom Cachexia sering terjadi pada pasien kanker. Bahkan penderita kanker kadang meninggal bukan karena penyakit tapi juga sindrom Cachexia.

    Menurut penelitian kejadian cachexia ini dialami oleh sekitar 15-40 persen pasien kanker, 80 persen pasien dengan penyakit lanjut (stadium 3 B dan 4), dan seringkali sakit. kanker dan 20 persen penyebab kematian pada pasien kanker, kata medis dosen staf dan divisi fungsional Hematologi Medicine Department of Medicine internal Fakultas kanker payudara Kedokteran UGM / RSUP Dr Sardjito Mardiah Suci Hardianti Onkologi Dan Seminar Gizi untuk Pasien Kanker yang diselenggarakan oleh Cabang DIY Yayasan Kanker Indonesia, Balai YKI Yogyakarta.

    "Jadi jika ada 100 pasien kanker yang meninggal, maka 20 pasien meninggal karena kanker yang disebabkan oleh sindrom Cachecia dan bukan karena kanker," terang Diah, keluarga Mardiah Suci Hardianti.

    Apa itu sindrom Cachexia? Cachexia berarti kondisi buruk. Oleh karena itu, sindrom Cachexia adalah kumpulan gejala metabolik yang kompleks yang terkait dengan penyakit dasar yang ditandai dengan penurunan massa otot disertai atau tidak dengan penyebaran massa lunak yang dapat mempengaruhi seseorang yang memilikinya.

    Gejala dan tanda sindrom Cachexia, yaitu, pasien merasakan adanya perubahan rasa dan bau, seperti rasa ringan, nafsu makan berkurang, rasa kenyang memasuki makanan agak mudah kenyang. Menurut Mardiah, karena masalah asupan energi mengakibatkan perubahan status gizi, karena tingkat metabolisme basal pada pasien kanker lebih tinggi. Karena membutuhkan asupan energi yang meningkat, perubahan hormonal, mood diatur oleh hormon yang terkait dengan berat badan, otot dan jaringan lemak menurun hingga timbul kelelahan atau kelelahan parah meski tidur dan istirahat mengakibatkan penurunan. Fungsinya

    Penyebab utamanya adalah, misalnya, tumor pasien yang ada mengganggu perbaikan jaringan. Karena tumor mengeluarkan sitokin atau produk yang mengganggu jaringan tumor, sel yang rusak lebih tinggi daripada membangun sel, zat tumor menyebabkan respon inflamasi / peradangan sistemik. Tumor menghasilkan respon inflamasi atau inflamasi sistemik yang menghasilkan tingkat metabolisme yang lebih tinggi sehingga cepat terisi, tidak ada nafsu makan. Akibatnya hilangnya massa otot dan lemak.

    penyebab sekunder lebih subjektif seperti mual, muntah, stomatitis, diare atau sembelit, obstruksi saluran pencernaan yang menyebabkan kekurangan gizi, katanya. Diah mengatakan sebagian besar insiden sindrom Cachexia adalah tumor pankreas atau kolorektal (83 persen), tumor gastrointestinal (83 persen), tumor esofagus (79 persen), tumor kepala (72 persen), tumor usus (55-60 persen) (50-66 persen), tumor prostat (56 persen), dan tumor payudara (10-35 persen).

    Oleh karena itu penting caraku hidup sehat bahwa terapi nutrisi berperan dalam menjaga berat dan kekuatan, mencegah kerusakan jaringan dan membangun kembali, melawan infeksi, mencegah dan memperbaiki kekurangan gizi, membantu menoleransi Terapi dan minimalkan komplikasi nutrisi. Untuk memaksimalkan kualitas hidup dan prognosis. Nutrisi yang dibutuhkan untuk penderita kanker adalah omega tiga dan asupan rangkaian rantai asam amino yang antara lain ditemukan pada telur, kacang-kacangan, sayuran, ikan.


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: